Ketua Dewan Pengawas Indonesia Diaspora Network Global Dino Patti Djalal mengatakan TKI pernah berkontribusi sebesar Rp 130 triliun untuk tanah air.
"Jumlah ini sama dengan kontribusi industri pariwisata Indonesia, pernah melebihi seluruh investasi asing yang masuk ke Indonesia dan melebihi pajak yang diterima oleh pemerintah dari sektor pertambangan," kata Dinno di acara Kongres Diaspora Indonesia di Jakarta, Sabtu (1/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinno mengatakan arus globalisasi tidak bisa diredam dan dia masuk ke dalam arus utama globalisasi. "Namun Diaspora bukan hanya perantau, pengungsi tapi kini juga jadi pelopor ekonomi, sosial dan budaya," kata dia.
Dino juga menjelaskan diaspora adalah jaringan Indonesia di luar negeri untuk memperkuat perekonomian Indonesia.
"Diaspora juga adalah aset Indonesia untuk mewujudkan cita-cita Indonesia untuk menjadi raksasa Asia pada abad 21," ujarnya.
Menurut dia, diaspora memiliki kelas di Asia Tenggara dan bisa mencapai 0% kemiskinan. "Kami juga yakin bisa menduniakan budaya Indonesia. Diaspora ini adalah bagian strategi dan solusi," imbuh dia.
Kongres diaspora ke 4 ini adalah kongres terbesar yang ada dihadiri oleh 9000 orang dari 55 negara, 134 kota di dinia dan 71 kota di Indonesia.
(ang/ang)











































