NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi ataupun biaya produksi.
Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat kemampuan daya beli petani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NTP tertinggi Juni 2017 terjadi di Provinsi Banten 1,34% dibandingkan kenaikan NTP di provinsi lainnya. Sedangkan NTP di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar 1,42% dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.
Kenaikan NTP pada Juni 2017 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,69%, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,08%, subsektor peternakan 0,52% dan subsektor perikanan 0,72%. Sedangkan subsektor tanaman hortikultura turun 0,01%.
"Seluruh subsektor mengalami kenaikan kecuali hortikultura," kata Suhariyanto.
Kemudian Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2017 mengalami kenaikan 0,41% menjadi 109,59 dibandingkan bulan sebelumnya. (hns/hns)











































