Daya Beli Petani Naik Tipis

Daya Beli Petani Naik Tipis

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 03 Jul 2017 14:02 WIB
Daya Beli Petani Naik Tipis
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Juni 2017 tercatat mengalami kenaikan 0,38% menjadi 100,53 dibandingkan bulan sebelumnya 100,15. Kenaikan NTP disebabkan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan 0,60% atau lebih besar dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,22%.

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi ataupun biaya produksi.

Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat kemampuan daya beli petani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Juni 2017 Nilai Tukar Petani 100,53 naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya 0,38%," kata Kepala BPS, Suhariyanto, dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017).


NTP tertinggi Juni 2017 terjadi di Provinsi Banten 1,34% dibandingkan kenaikan NTP di provinsi lainnya. Sedangkan NTP di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar 1,42% dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

Kenaikan NTP pada Juni 2017 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,69%, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,08%, subsektor peternakan 0,52% dan subsektor perikanan 0,72%. Sedangkan subsektor tanaman hortikultura turun 0,01%.

"Seluruh subsektor mengalami kenaikan kecuali hortikultura," kata Suhariyanto.

Kemudian Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2017 mengalami kenaikan 0,41% menjadi 109,59 dibandingkan bulan sebelumnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads