Begini Jurus Jokowi Genjot Konsumsi Ikan

Begini Jurus Jokowi Genjot Konsumsi Ikan

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 03 Jul 2017 16:16 WIB
Begini Jurus Jokowi Genjot Konsumsi Ikan
Foto: Wisnu Prasetiyo/detikcom
Jakarta - Pemerintah terus mengampanyekan ikan sebagai menu untuk memenuhi kebutuhan akan gizi dan protein. Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, mengatakan kampanye makan ikan ini juga sekaligus mengubah pola konsumsi daging sapi di masyarakat.

Kampanye makan ikan, kata Teten dimulai setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Saat ini, konsumsi ikan di Indonesia hanya 44 kg per kapita selama satu tahun. Padahal, 70% wilayah Indonesia adalah air, dan tentunya terdapat ikan.

Selain itu, pemerintah akan menyelenggarakan Lomba Masak Ikan Nusantara yang dimulai pada 1-17 Agustus 2017. Peserta lomba boleh diikuti siapa saja baik ibu rumah tangga hingga koki profesional sekalipun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pemenang lomba, kata Teten, nantinya diberikan kesempatan sebagai koki yang masak untuk santap makan Presiden Jokowi pada saat 17 Agustus 2017.

"Ini strategi pangan kita, yang sudah kebiasaan konsumsi daging sapi, kita ingin geser ke ikan," kata Teten di Kantornya, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Peningkatan gizi menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan generasi Indonesia yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter yang siap meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di kawasan maupun global.

"Selain suplai ikan diperbanyak, kemudahan masyarakat dalam akses ikan selain ikan kering dan olahan, tetapi juga harus membudidayakan kuliner ikan. Jadi jangan digoreng dan dibakar, kita ingin ibu rumah tangga makin sering menyajikan ikan untuk konsumsi keluarga," tutur Teten (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads