Mau Buka Bisnis Kedai Kopi, Berapa Sih Modalnya?

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 05 Jul 2017 10:40 WIB
Foto: Citra Fitri Mardiana
Jakarta - Beberapa tahun belakangan ini, kedai atau kafe kopi banyak bermunculan di berbagai tempat, khususnya kota-kota besar. Tingkat konsumsi kopi dan tren jumlah penikmat kopi yang terus meningkat membuat bisnis ini sangat prospektif.

Owner Kiwari Coffee Bandung, Irfan Rahadian Sudiyana, mengatakan bisnis kedai kopi sebenarnya mudah dilakukan bagi pemula. Modalnya pun terbilang untuk membuka satu kafe kopi.

"Modal itu kan tergantung. Kalau bisnis kopi itu sebenarnya modalnya cuma 2, kopi dan air (panas) saja. Kalau mau pakai alat racik manual yang sederhana, asal sudah ada tempatnya modal Rp 1 juta pun cukup untuk beli alatnya dan bahan baku," kata Irfan saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (5/7/2017).

Menurutnya, pengalaman banyak pemula yang membuka bisnis warung kopi dengan modal cekak pun bisa sukses.

"Kopi itu soal rasa, dengan alat sederhana, buat kopi jenis tubruk kalau banyak suka pasti laris," tuturnya.

Namun demikian, jika ingin merintis bisnis kopi dengan sarana peralatan yang lebih lengkap, setidaknya dibutuhkan modal Rp 5 juta, belum termasuk sewa tempat. Alat-alat tersebut seperti grinder, mesin penyeduh kopi otomatis, saringan, dan sebagainya.

"Kalau mau lengkap untuk alat-alatnya minimal Rp 5 juta. Kalau mau lebih lengkap lagi Rp 10 juta untuk modal, itu sudah lengkap sekali," ujar dia.

Kendati demikian, lanjutnya, membuka kafe kopi tak bisa sembarangan. Saat ini kedai-kedai kopi sudah mulai banyak bermunculan, sehingga persaingan di beberapa daerah sudah sangat keras.

"Contohnya di Bandung itu sudah sangat banyak kafe kopi. Harus punya konsep pembeda, kalau tidak punya konsep yang membedakan dengan kafe yang lain sulit bertahan. Beberapa teman saya yang membuka kafe kopi di Bandung malah kolaps karena sewa tempat mahal, dan investasi alat juga besar," tuturnya.

"Tapi kalau daerah lain yang belum seramai Bandung, saya kira prospektif seperti di Subang, Karawang, dan sebagainya. Kalau mau membuka di tempat yang sudah banyak pesaing, intinya harus punya konsep dulu," ujar Irfan yang sudah membuka bisnis kopi sejak 2014 ini. (idr/ang)