Insentif Bagi KPS Lapangan Marginal Tunggu Proposal

Insentif Bagi KPS Lapangan Marginal Tunggu Proposal

- detikFinance
Rabu, 04 Mei 2005 12:24 WIB
Jakarta - Pemerintah belum memutuskan bentuk insentif apa yang akan diberikan bagi para investor atau KPS (kontraktor production sharing) yang nantinya akan mengelola lapangan minyak marginal. Pemberian insentif tersebut baru akan diputuskan setelah pemerintah menerima proposal dri KPS."Kita tentunya akan melihat dulu proposal yang diajukan. Pemberian insentif itu berbeda-beda ada yang spread-nya berubah, interest cost recovery ataupun investment insentif. Kita lihat apa yang mereka usulkan baru kita kaji," kata Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro disela-sala workshop Migas di Gedung Bank Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (4/5/2005).Perlu diketahui pemerintah saat ini berupaya untuk menaikan produksi minyak melebihi 1,4 juta barel per hari. Upaya itu antara lain dengan mengoptimalkan lapangan minyak marginal yang ada di blok-blok di Indonesia. Setidaknya ada 35 lapangan marginal yang akan ditawarkan kepada para KPS dan investor.Purnomo menjanjikan pemberian insentif itu akan segera disampaikan setelah pemerintah memberikan keputusan atas proposal yang diajukan.Pada bagian lain Purnomo juga mengungkapkan bahwa pemerintah sejauh ini belum memutuskan apakah akan memberikan insentif atau tidak terhadap industri hilir di bidang migas."Dulu industri hilir tertutup dan hanya dilakukan oleh Pertamina. Saat ini baru kita buka dan kita akan lihat responsnya seperti apa sebelum memberikan insentif," jelas Purnomo.Diungkapkannya saat ini banyak investor yang berkeinginan untuk ikut dalam industri hilir migas tersebut. "Ketika kita buka ini banyak sekali pemain baru di downstream migas. Makanya kita akan lihat reaksinya dan perfomance seperti apa dari stakeholder tersebut baru nantinya akan kita kaji dan sesuaikan dengan aturan yang ada untuk pemberian insentif tersebut," kata Purnomo. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads