Kepala Humas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Joice Hutajulu, menjelaskan targetnya seluruh kelengkapan kereta tersebut sudah rampung seluruhnya pada tahun 2019 mendatang. Sementara untuk operasional KRL hingga ke Cikarang, bisa dilakukan lebih cepat sebelum 2019.
"Kalau bicara selesai fully (seluruhnya) targetnya 2019. Hanya kalau kapan mulai beroperasi (KRL sampai Stasiun Cikarang) bisa tahun ini tergantung kesiapan nanti, juga tergantung dari PT KAI sendiri. Kan jalur KRL bisa tetap dipakai meski masih ada proses pembangunan (stasiun)," kata Joice kepada detikFinance, Jumat (7/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayak Stasiun Cikarang kan sudah ada stasiunnya. Hanya kita sedang melakukan pengembangan agar bisa lebih luas dan meningkatkan kapasitas layanan penumpang. Memang sifatnya (pembangunan) belum 100%. Kalau operasional bisa lebih cepat," ujar Joice.
Seperti diketahui, lintasan KRL dari Bekasi hingga Cikarang ini akan melewati 5 stasiun yang meliputi Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, Stasiun Telaga Murnim dan Stasiun Cikarang.
Dihubungi terpisah, Vice President (VP) Communication PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunnisa, mengatakan pihaknya bisa mengoperasikan KRL hingga ke Cikarang setelah sarana dan prasarana selesai disiapkan Kemenhub.
"Kalau dari kita kan menyiapkan dari sisi operasional seperti menyiapkan petugas pelayanan, vending machine, ticketing, dan sebagainya. Pada dasarnya kita siap begitu sudah ada penugasan. Kalau memang akhir tahun sudah siap fasilitasnya, bisa operasi ke Cikarang," terang Eva. (idr/dna)











































