Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 16 Jul 2017 19:09 WIB

Boleh Berjualan di Trotoar Tapi Harus Patuhi Syarat Ini

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Foto: Citra Fitri Mardiana Foto: Citra Fitri Mardiana
Jakarta - Dianggap sering mengganggu pejalan kaki, keberadaan pedagang kaki lima di sejumlah trotoar akan diakomodir sehingga tetap bisa berjualan seperti biasanya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, saat ini pihaknya tengah memprioritaskan pembangunan trotoar pada lokasi lahan yang cukup lebar.

Selain dimaksudkan untuk memfasilitasi pejalan kaki agar bisa berjalan lebih nyaman, namun pemilihan lahan yang cukup lebar ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi para pedagang kaki lima bisa berjualan di atas trotoar, dengan catatan pedagang harus tercatat sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta.

"Memang ke depannya pembangunan trotoar kita juga mencari pembangunan space-space yang memang lebar untuk bisa membangun istilahnya tempat lokasi pedagang kaki lima tapi ini di bawah binaannya (Dinas) UMKM," ungkap Yusmada kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Trotoar di JakartaTrotoar di Jakarta Foto: Citra Fitri Mardiana

Seperti halnya yang telah diterapkan di Jalan Barito, Jakarta Selatan. Menurut Yusmada, pedagang kaki lima di Barito diberi kesempatan berdagang namun dengan sejumlah syarat.

"Contohnya yang kita bangun di Barito. Itu kan UMKM yang pedagang yang posisi mereka sebenarnya ada di trotoar. Tapi karena memang lokasinya memungkinkan, mereka tetap bisa berdagang di situ tapi dengan batasan-batasan," ujarnya.



Salah satu syarat yang paling utama yakni, memberi ruang bagi pejalan kaki agar tetap ada. Pasalnya hal tersebut yang paling sering dilanggar para pedagang yang sudah diberi kesempatan untuk berdagang di atas trotoar.

"Space pejalan kaki harus tetap ada. Seringnya kita kasih mereka space tapi trotoar kita diakuisisi sama dia. Dagangnya sampe keluar. Itu harus ada edukasi ke mereka. Mereka tetapi kita akomodir. Space untuk pejalan kaki harus free," ujarnya. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com