Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan jumlah orang miskin di Indonesia hanya bertambah sedikit. Sementara tingkat kesenjangan si kaya dan si miskin atau rasio gini tidak mengalami kenaikan.
"Tingkat kemiskinan ada naik sedikit kali ya. Tapi gini ratio nggak naik loh. Sehingga saya lebih cenderung melihat itu angka pada Maret kan," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Senin (16/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim panen tahun ini kan enggak begitu bagus kan. Hujannya enggak banyak. Sehingga dia terganggu penghasilan petaninya. Sehingga kenaikannya (penghasilanya) sedikit naik. Itu mustinya bukan perubahan struktural. Persoalan musim, persoalan yang nggak bisa dianggap remeh. Tapi yang namanya hujan, siapa yang bisa ngatur hujan," katanya.
Sebelumnya, Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, mengatakan daerah pedesaan merupakan pusat penduduk miskin terbanyak. Per Maret 2017, jumlah penduduk miskin di pedesaan mencapai 17,098 juta orang. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan jumlah orang miskin di perkotaan yang sebanyak 10,673 juta orang.
"Daerah pedesaan seperti diketahui sebagai pusatnya orang miskin. Di pedesaan 51% orang miskin bekerja di sektor pertanian. Kalau ingin menangani di sana harus mensejahterakan petani, dan upah buruh petani," katanya. (wdl/wdl)











































