Follow detikFinance
Senin 17 Jul 2017, 20:12 WIB

Cari Makan di RI, WN China Kerja di Proyek Smelter Hingga PLTU

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Cari Makan di RI, WN China Kerja di Proyek Smelter Hingga PLTU Foto: Farhan/detikcom
Jakarta - Jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Indonesia yang tertinggi sejak empat tahun terakhir. Ini berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan yang mencatat pada 2016 ada 74.183 tenaga kerja asing, sebanyak 21.271 orang berasal dari China.

Menurut Perwakilan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Indonesia Wang Li Ping, TKA asal China kebanyakan menempati posisi sebagai tenaga ahli.

"Dari pengetahuan kami tenaga kerja asal Tiongkok kebanyakan tenaga ahli manajemen, insinyur manajemen dan teknisi," ujar Wang Li Ping di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Kepala Sub Direktorat Analisis dan Perizinan TKA Kementerian Ketenagakerjaan Nurhayati Ningsih, mayoritas pekerja China bekerja sebagai profesional.

"Kalau paling banyak di profesional ya. kita membaginya, advisor, managerial itu direktur dan komisaris," kata Nurhayati.

Sementara itu, posisi kerja yang ditempatinya biasanya berada pada sektor konstruksi. Seperti halnya pada pabrik pengolahan mineral mentah (smelter) serta Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

"Kebanyakan sektor konstruksi, di pembangunan smelter dan diiringi dengan PLTU," tutur Nurhayati. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed