Begini Perkembangan Terbaru Tol Trans Sumatera

Begini Perkembangan Terbaru Tol Trans Sumatera

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 25 Jul 2017 15:51 WIB
Begini Perkembangan Terbaru Tol Trans Sumatera
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengebut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.818 kilometer (Km). Nantinya, Tol Trans Sumatera akan menghubungkan Bakauheni, Lampung hingga Aceh di utara Sumatera.

Namun, karena rendahnya Internal Rate of Return (IRR) Tol Trans Sumatera membuat pemerintah membuat penugasan khusus kepada BUMN yang 100% sahamnya dimiliki negara, yaitu Hutama Karya.

"Untuk Tol Trans Sumatera ini memang IRR sangat rendah. Jadi tender beberapa kali enggak ada interest (ketertarikan). Kemudian dari tadi pertama diberikan kesempatan swasta, kedua PPP (Public Private Partnership), ketiga BUMN, keempat APBN policynya," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara Indonesia Infrastructure Finance Forum di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat perkembangan Tol Trans Sumatera yang dimulai dari selatan, yaitu ruas Tol Bakauheni - Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer (km) pengerjaan konstruksinya sudah mencapai 35,49% per 11 Juli 2017 dengan masa konsesi 40 tahun.

Selanjutnya, ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung 185 km. Ruas tol ini pengerjaan konstruksinya ditargetkan selesai di Juni 2018. Ruas tol ini ditargetkan dapat beroperasi sebelum Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus.

Selain itu, ruas Tol Palembang-Indralaya 22 km pengerjaannya terus dikebut dengan masa konsesi 40 tahun. Per 11 Juli 2017, konstruksinya sudah mencapai 55,81%.

"Progresnya bagus, dari Terbanggi Besar sampai ke Palembang kita selesaikan mengejar Asian Games Agustus 2018," tutur Basuki.

Selanjutnya ruas Tol Pekanbaru-Dumai 131 km. Ruas tol ini, menelan biaya investasi sekitar Rp 16 Triliun, serta terbagi menjadi enam seksi.

Pembebasan lahan untuk proyek ini mencapai 47% dan ditargetkan selesai di 2019 mendatang untuk operasional menyeluruh.

Seksi 1 dari Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 km, dilanjutkan dari Minas ke Petapahan/Kandis Selatan sepanjang 24 km, kemudian dari Petapahan terus ke Kandis Utara sepanjang 17 km.

Adapun seksi IV dari Kandis hingga Duri Selatan sepanjang 26 km, dilanjutkan dengan Seksi V dari Duri Selatan ke Duri Utara sepanjang 28 km, hingga terakhir di Seksi VI dari Duri Utara ke Dumai sepanjang 25 km.

"Pekanbaru-Dumai 131 km sudah terbuka 40 km karena teknisnya lebih berat," tutur Basuki.

Selanjutnya, ruas Tol Medan - Binjai 17 km, konstruksinya sudah mencapai 63,38% per 11 Juli 2017 dengan masa konsesi 40 tahun. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads