Apalagi, realisasi investasi kuartal II-2017 mencapai Rp 170,9 triliun atau 49,6% dari target sampai akhir tahun yang sebesar Rp 678,8 triliun. Dari realisasi investasi tersebut berhasil menyerap tenaga kerja 345.323 orang dengan rincian 104.255 berasal dari penanaman modal dalam negeri, dan 241.068 orang dari penanaman modal asing.
Namun, jika dibandingkan dengan kuartal II-2016 mengalami penurunan, di mana hasil serapan tenaga kerja di kuartal kedua tahun sebelumnya realisasi investasi menyerap 354.739 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengakui, akan melihat lebih dalam dari realisasi investasi di kuartal II-2017. Sehingga dapat dihitung sektor mana saja yang mengalami pertumbuhan tinggi dan juga menciptakan kesempatan kerja lebih banyak.
"Pemerintah kan lihat dalam perekonomian dan dalam program kita tujuan-tujuan untuk pengurangan kemiskinan, kesenjangan, dan penciptaan kesempatan kerja itu kan termasuk perbaikan indeks kualitas manusianya," tukas dia.
(mkj/mkj)











































