Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diterima detikFinance seperti dikutip Selasa (1/8/2017), progres fisik Jalan Tol Pekanbaru-Dumai hingga akhir Juli secara keseluruhan baru mencapai 0,63% dengan pengadaan tanah 46,14%.
Pengadaan tanah untuk seksi 1 Pekanbaru-Minas sepanjang 9,2 km saat ini telah mencapai 80,69% dengan fisik 5,85%. Ada deviasi atau keterlambatan sekitar 7,52% dari proyeksi awal pada seksi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk 3 seksi lainnya saat ini masih belum ada dilakukan konstruksi namun telah memulai proses pembebasan lahan. Pengadaan lahan untuk seksi 4 mencapai 12,12%, seksi 5 sebesar 39,76%, dan seksi 6 sebesar 45,68%.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan tidak ada hambatan dalam hal pembebasan lahan milik warga, saat ini sedang tahap appraisal dan musyawarah dengan warga. Sementara pada seksi IV hingga VI masih dalam tahap pembicaraan dengan perusahaan minyak multinasional.
"Kita sudah dapat LO dari Kejaksaan mana yang bisa diganti mana yang tidak bisa diganti. Untuk ruas ini pada seksi I Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 km targetnya pada akhir 2017 sudah bisa diaspal semua. Kita targetkan sebelum lebaran 2018, sudah bisa fungsional untuk mendukung arus mudik," ucapnya.
Adapun pekerjaan yang sedang dilakukan saat ini adalah proses land clearing lahan yang sudah dibebaskan, pekerjaan tanah, box culvert dan solid sodding. (dna/dna)











































