Salah satunya Yono, pedagang bendera yang membuka lapak dagangannya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Yono mengaku, momen 17 Agustus tahun ini adalah kali pertamanya mencoba peruntungan berdagang pernak pernik 17-an.
"Baru tahun ini coba. Ikut-ikut teman yang lain saja. Biasanya kuli bangunan di kampung (Cirebon)," terang Yono kepada detikFinance, Rabu (3/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehari-hari buruh tani di kampung (Cirebon). Tapi setiap 17an selalu ke sini, jualan bendera," ujarnya.
Menurut Kabul, selama berdagang di momen 17-an bisa meraup untung hingga Rp 6 juta. Penghasilan tersebut jauh lebih tinggi dari penghasilannya sebagai buruh tani di kampung yang kurang dari Rp 50.000 per hari.
"Kalau dijumlahkan untungnya bisa Rp 6 juta. Ya lumayan," tutur Kabul. (hns/hns)











































