Kuli Hingga Buruh Tani Banting Setir Jualan Pernak-pernik HUT RI

Kuli Hingga Buruh Tani Banting Setir Jualan Pernak-pernik HUT RI

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Kamis, 03 Agu 2017 12:36 WIB
Kuli Hingga Buruh Tani Banting Setir Jualan Pernak-pernik HUT RI
Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance
Jakarta - Memasuki Agustus, pedagang pernak pernik 17an mulai ramai dijumpai di pinggir-pinggir jalan Jakarta. Sebagian besar dari mereka merupakan pedagang musiman, yang sehari-harinya memiliki pekerjaan lain, bukan sebagai pedagang bendera.

Salah satunya Yono, pedagang bendera yang membuka lapak dagangannya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Yono mengaku, momen 17 Agustus tahun ini adalah kali pertamanya mencoba peruntungan berdagang pernak pernik 17-an.

"Baru tahun ini coba. Ikut-ikut teman yang lain saja. Biasanya kuli bangunan di kampung (Cirebon)," terang Yono kepada detikFinance, Rabu (3/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal serupa juga diakui pedagang bendera lainnya, Kabul. Ia mengaku sehari-hari dirinya bekerja sebagai buruh tani, hanya pada momen 17-an lima tahun terakhir ini, dia mengambil kesempatan untuk berdagang bendera di Jakarta.


"Sehari-hari buruh tani di kampung (Cirebon). Tapi setiap 17an selalu ke sini, jualan bendera," ujarnya.

Menurut Kabul, selama berdagang di momen 17-an bisa meraup untung hingga Rp 6 juta. Penghasilan tersebut jauh lebih tinggi dari penghasilannya sebagai buruh tani di kampung yang kurang dari Rp 50.000 per hari.

"Kalau dijumlahkan untungnya bisa Rp 6 juta. Ya lumayan," tutur Kabul. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads