Pasalnya, saat ini tiga rute yang dilintasi oleh pembangunan LRT tahap pertama tersebut sedang dikerjakan berbarengan, sehingga banyak menimbulkan kemacetan di beberapa ruas di Jakarta.
"Kami semua minta maaf kepada publik, karena pembangunan. Pak Dirut Adhi Karya dan pak Budi (Budi Karya, Menteri Perhubungan), ini pasti menimbulkan ketidaknyamanan. Tapi ya memang enggak punya pilihan," kata Luhut saat ditemui di lokasi LRT rute Cibubur-Cawang, Jakarta, Jumat (4/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebut saja daerah Cawang, Kuningan dan Tol Jakarta-Cikampek yang dibikin macet oleh pengerjaan proyek LRT ruas Cawang-Bekasi Timur. Hal ini lantaran Pemerintah tengah mengejar target penyelesaian pembangunan LRT Jabodebek yang ditarget rampung pada awal 2019 mendatang.
"Jadi kita berharap, semua proses ini bisa segera selesai, jadi tidak terlalu lama masalah lalu lintas terganggu. Sekali lagi saya minta maaf atas kejadian ini kepada publik, karena itu akan mengalami banyak gangguan masalah lalu lintas," tutur Luhut.
Proyek LRT Bikin Macet Foto: Rachman Haryanto |
Ia sendiri menilai pembangunan LRT Jabodebek yang dilakukan oleh Adhi Karya telah berjalan dengan baik dan tak menemui kendala yang berarti. Proses pembebasan lahan ditargetkan rampung setidaknya September ini.
"Tadi saya dengan pak Budi Karya sudah melihat hasil karya baru lagi dari anak bangsa. Kemenhub dengan proyek LRT nya ini progresnya sangat bagus. Proyek ini kita masih berharap selesai sesuai schedule," tukasnya. (eds/dna)












































Proyek LRT Bikin Macet Foto: Rachman Haryanto