Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyampaikan harga komoditas migas dan nonmigas di pasar internasional pada kuartal II-2017 secara umum mengalami penurunan (q-to-q). Sedangkan neraca (yoy) pada umumnya meningkat.
"Kondisi perekonomian global pada kuartal II-2017 terus menunjukkan adanya peningkatan," ujarnya di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (7/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari dalam negeri inflasi tercatat sebesar 1,17% (q to q) dan 4,37% (yoy). Kemudian realisasi belanja pemerintah kuartal II-2017 Rp 493,29 triliun atau 23,71% dari pagu Rp 2.080,5 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai ekspor barang US$ 39,27 miliar atau turun 3,50% (q to q) dan naik 9,19% (yoy). Impor US$ 35,73 miliar atau turun 2,40% (q to q) dan 4,92% (yoy).
Realisasi investasi baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 170,9 triliun atau naik Rp 3,1% (q to q) dan 12,7% (yoy).
Penjualan mobil sampai ke tingkat dealer mencapai 249.751 unit atau turun sebesar 12% (q to q) dan 5,69% (yoy). Kemudian produksi semen 14,38 juta ton atau turun 3,64% (q to q) dan 5,01% (yoy) (mkj/dna)











































