Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi di Kantor BPS, Jakarta, Senin (7/8/2017).
"Kalau kita lihat YoY, yang paling tinggi adalah Informasi dan komunikasi, sekedar catatan pada kuartal I-2017 tumbuh 9,10% dan sekarang menembus dua digit 10,88 persen," kata Suhariyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Setengah Ekonomi RI Masih di Jawa |
Untuk sektor lainnya yang menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2017 dari jasa lainnya yang sebesar 8,63%, dan sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,37%.
Selanjutnya adalah sektor jasa perusahaan dengan pertumbuhan 8,14%, konstruksi 6,96%, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 6,40%, jasa keuangan dan asuransi 5,94% dan akomodasi dan makan minum 5,07%.
Baca juga: Begini Fakta Penurunan Daya Beli Orang RI |
Pertanian tumbuh 3,33%, tidak begitu berbeda dengan perdagangan, real estat dan pengadaan air. Sementara itu untuk administrasi pemerintahan dan pengadaan listrik dan gas mengalami kontraksi dengan masing-masing 0,03% dan 2,53%. (mkj/mkj)











































