Pebisnis Masih Optimistis dengan Ekonomi RI

Pebisnis Masih Optimistis dengan Ekonomi RI

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 07 Agu 2017 16:34 WIB
Pebisnis Masih Optimistis dengan Ekonomi RI
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan kondisi bisnis dan kondisi ekonomi konsumen di kuartal II-2017 meningkat jika dibandingkan dengan kuartal I tahun ini.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, indeks tendensi bisnis (ITB) di kuartal II-2017 sebesar 111,63, atau menunjukkan kondisi bisnis meningkat jika dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Tingkat optimisme pelaku bisnis juga lebih tinggi jika dibandingkan triwulan I-2017 yang sebesar 103,42," kata Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (7/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kuartal II-2017 tercatat seluruh kategori lapangan usaha mengalami peningkatan kondisi bisnis kecuali pada kategori lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang mengalami penurunan.

Kondisi bisnis pada triwulan II-2017 yang meningkat disebabkan oleh peningkatan tiga komponen pembentuknya yaitu pendapatan usaha dengan nilai indeks 118,93, penggunaan kapasitas produksi/usaha dengan nilai indeks sebesar 114,55 dan rata-rata jumlah jam kerja dengan nilai indek sebesar 101,40.

"Secara umum kondisi bisnis pada triwulan III-2017 diperkirakan meningkat, namun tingkat optimisme pelaku bisnis diperkirakan sedikit menurun jika dibandingkan dengan kuartal II-2017," papar dia.

Sedangkan untuk indeks tendensi konsumen (ITK) pada triwulan II-2017 sebesar 115,92 atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Menurut Suhariyanto, membaiknya kondisi ekonomi konsumen di triwulan II-2017 didorong oleh meningkatnya pendapatan rumah tangga, inflasi yang terjadi tidak berpengaruh terhadap tingkat konsumsi rumah tangga, dan meningkatnya volume konsumsi rumah tangga.

Untuk perkiraan ITK di triwulan III-2017, pria yang akrab disapa Kecuk ini memperkirakan 103,29 atau meningkat jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun, tingkat optimisme konsumen diperkirakan lebih rendah jika dibandingkan triwulan II-2017. (mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads