Begini Cara Pemerintah Tekan Kemiskinan Pakai 'Kartu Sakti'

Begini Cara Pemerintah Tekan Kemiskinan Pakai 'Kartu Sakti'

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Rabu, 09 Agu 2017 15:44 WIB
Begini Cara Pemerintah Tekan Kemiskinan Pakai Kartu Sakti
Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta - Salah satu upaya pemerintah mengurangi kemiskinan lewat program bantuan non tunai, yaitu memakai sejumlah 'kartu sakti'. Contohnya, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan program ini menyasar 40% masyarakat miskin.

"Kita upayakan bansos yang tepat sasaran. Banyak bantuan yang kita upayakan tepat sasaran by name by address, tapi masih tidak sempurna. Maka dari itu akan kita sempurnakan, agar lebih tepat sasaran," ujar Bambang dalam acara Indonesia Development Forum, di Gama Tower, Jakarta, Rabu (9/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bambang mencontohkan, misalnya melalui Kartu Indonesia Sehat masyarakat miskin bisa mendapat pelayanan kesehatan hingga makanan bergizi bagi anak untuk mencegah stunting atau kekerdilan.

"Bagaimana kesehatan anak usia lima tahun ke bawah. Dimana 37% anak masih stunting. kita harus bereskan sampai di level tidak meningkatkan kemiskinan, karena stunting memperparah kemiskinan," kata Bambang.

Selain itu, Bambang menambahkan, pemerintah menciptakan lapangan kerja lewat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.


"Menciptakan wirausaha secara massal. Kalau kita lihat di Asia timur seperti Taiwan dan Korea, mereka mengatasi kemiskinan dengan wirausaha mereka. Tidak dengan diberikan bantuan terus menerus oleh pemerintah dalam jumlah besar atau menunggu adanya kesempatan kerja. Jadi mereka yang menciptakan peluang kerja itu sendiri," jelas Bambang. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads