Follow detikFinance
Kamis 10 Aug 2017, 21:15 WIB

Kepala Bappenas Sebut Utang Bisa Kurangi Kemiskinan, Begini Caranya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kepala Bappenas Sebut Utang Bisa Kurangi Kemiskinan, Begini Caranya Foto: Tim Infografis: Zaki Alfarabi
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, utang yang ditarik pemerintah bisa mempercepat pengurangan kemiskinan. Hal tersebut bisa direalisasikan jika penggunaan utang untuk pembangunan yang langsung berdampak kepada masyarakat.

"Kalau utang itu dipakai untuk program-program pengentasan kemiskinan, justru mempercepat pengurangan kemiskinan dan ketimpangan. Dan yang penting, pembiayaan dari utang itu dipakai untuk belanja yang memang bisa mempengaruhi pengurangan kemiskinan lebih cepat," katanya saat ditemui usai acara Indonesia Development Forum (IDF) di Gama Tower, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Adapun jumlah utang pemerintah hingga pertengahan tahun ini mencapai Rp 3.706,52 triliun. Angka ini meningkat Rp 34,19 triliun dari posisi utang di Mei tahun ini sebesar Rp 3.672,33 triliun.

Pemerintah sendiri selama ini menggunakan utang lantaran tengah gencar membangun infrastruktur dan butuh pendanaan yang besar.

Hal tersebut terlihat dari peningkatan utang pemerintah yang berbanding lurus dengan kebutuhan dana pembangunan infrastruktur yang juga besar dan harus segera diselesaikan.

Menurut Bambang, implikasi dari utang tersebut mulai dapat dilihat dari angka kemiskinan yang saat ini berkurang. Saat ini, angka kemiskinan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 10,64% pada Maret 2017 dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 27,77 juta atau turun dari 28,01 juta pada Maret 2016.

"Sekarang kita lihat, tingkat kemiskinan kan turun terus selama ini. Trennya menurun dan mudah-mudahan tahun depan, kita bisa 10% atau sedikit di bawah 10%, itu sudah prestasi," pungkasnya. (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed