Follow detikFinance
Sabtu 12 Aug 2017, 12:26 WIB

Sri Mulyani: Jadi Mahasiswa Jangan Cuma Belajar

Michael Agustinus - detikFinance
Sri Mulyani: Jadi Mahasiswa Jangan Cuma Belajar Foto: Dok. Kemenkeu
Depok - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro pagi ini hadir di Balairung Universitas Indonesia (UI) sebagai pembicara dalam Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) UI.

Di hadapan 8.000 mahasiswa baru UI yang memenuhi balairung, Sri Mulyani berpesan agar saat menjalani kuliah nanti jangan hanya belajar saja, tapi harus berkontribusi untuk masyarakat. Mahasiswa tidak boleh cuma memikirkan diri sendiri, harus peduli pada masyarakat.


"Anda diharapkan menjadi anggota masyarakat yang peduli terhadap masyarakat sekitarnya. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya belajar dengan jaket kuning ini, tapi membawa nama Indonesia," kata Sri Mulyani di Kampus UI Depok, Sabtu (12/8/2017).

Sri Mulyani: Jadi Mahasiswa Jangan Cuma BelajarFoto: Dok. Kemenkeu

Ia menuturkan, mayoritas rakyat Indonesia hanya lulus pendidikan dasar dan menengah. Rata-rata anak Indonesia cuma menempuh pendidikan selama 7,9 tahun. Jadi para mahasiswa baru UI adalah orang-orang yang beruntung.

"Rata-rata anak-anak Indonesia belajar di sekolah hanya 7,9 tahun. Kalian ini sudah lulus SMA, jadi anda (mahasiswa baru UI) setidaknya sudah 16 tahun sekolah, anda itu exception. Anda memiliki previlege. kalau sampai anda yang duduk di sini tidak pernah mengucapkan rasa syukur, you never thing about others," ucapnya.

Sri Mulyani: Jadi Mahasiswa Jangan Cuma BelajarFoto: Dok. Kemenkeu

Sri Mulyani menambahkan, para mahasiswa juga sudah harus sadar dengan posisinya sebagai warga dunia yang memiliki tanggung jawab kemanusiaan.

"Kita adalah warga dunia, jadi jangan hanya merasa peduli terhadap Indonesia, tapi peduli terhadap kemanusiaan yang adil dan beradab," ucapnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani meminta para mahasiswa baru UI bisa memberikan sesuatu yang bisa dibanggakan oleh orang-orang di sekitar, mulai dari keluarga hingga bangsa.

"Jadilah orang Indonesia yang percaya diri, bisa dibanggakan orang tua, bisa dibanggakan generasi mendatang," pungkasnya. (mca/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed