Follow detikFinance
Senin 14 Aug 2017, 14:33 WIB

Ini Cara BPS Kumpulkan Data Belanja Online Masyarakat RI

Danang Sugianto - detikFinance
Ini Cara BPS Kumpulkan Data Belanja Online Masyarakat RI Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Sebagian pihak meyakini pelemahan daya beli masyarakat lantaran adanya perpindahan gaya hidup berbelanja dari konvensional menjadi online. Namun hal itu belum bisa dibuktikan, lantaran belum adanya data akan hal tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) pun mengakui hal itu, data belanja online masih terlalu liar dan sulit untuk dikumpulkan. Sebab pola belanja online bukan hanya terjadi para perusahaan-perusahaan e-commerce tapi juga bisa melalui media sosial seperti Instagram ataupun Facebook.

Kendati begitu, Kepala BPS Kecuk Suharyanto mengatakan akan berupaya mengumpulkan data-data transaksi melalui online. Caranya bekerjasama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (Indonesia E-Commerce Association / idEA).

"Seperti yang saya sudah bilang sebelumya, kami akan duduk ketua IDEA, mereka punya 300 anggota," tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/8/2017).


Namun itu saja tidak cukup. Pria yang akrab disapa Kecuk itu juga berencana menggandeng pihak lainnya, seperti perusahaan yang memiliki sistem payment gateway. Sebab untuk melihat transaksi online yang informal hanya bisa dilihat dari transaksinya yang juga secara online.

"Rencananya memang akan meng-capture datanya dari payment gateway, tapi belum sampai ke detailnya. Saat ini kami hanya pernah melakukan survei kecil ke rumah tangga, dan dari survei itu 15% dari rumah tangga pernah melakukan transaksi online," imbuhnya.

Menurut Kecuk memang saat ini ada indikasi bahwa semakin tinggi pendapatan masyarakat akan semakin tinggi porsi belanja secara online. Itu artinya semakin tinggi taraf hidup golongan masyarakat maka semakin tinggi pola belanja online pada golongan tersebut.

"Sekarangkan indikasinya kelompok menengah ke atas selain ada switching, mereka itu juga menahan belanja. Jadi sebetulnya bukan pendapatannya kurang tapi karena dia ada switching ke sana," tukasnya.

(mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed