Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, peresmian jalan tol yang menjadi bagian dari ruas Semarang-Solo tersebut bakal dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2017 mendatang.
"Diresmikan tanggal 28 Agustus ini," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (17/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, dikeluarkannya sertifikat laik fungsi dari jembatan tuntang akan menandai bisa dibukanya Jalan Tol Bawen-Salatiga secara operasional. Sementara untuk tarif, masih dihitung.
"Minggu ini uji beban untuk jembatan. Setelah itu, kalau sudah clearance, Agustus sudah bisa diuji coba, atau mungkin sudah dibuka. Artinya laik fungsi sudah dilakukan, tinggal uji beban jembatannya," ucapnya.
Sebagi informasi, tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 Km dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ), kelompok usaha PT Jasa Marga. Terhubungnya Semarang dan Solo dengan tol memiliki arti penting bagi denyut nadi perekonomian di daerah yang dilintasi yaitu, Semarang, Salatiga, Boyolali, Sukoharjo dan Solo. (eds/mkj)











































