Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Dony Indra Ramadhan - detikFinance
Jumat, 18 Agu 2017 15:01 WIB
Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak mahasiswa untuk gemar makan ikan.

"Makan ikan harus tiap hari. Itu bisa membuat better, smarter, stronger dan taller. Asupan protein bangsa sangat penting. Kalau kurang makan ikan pasti kuntet," ucap Susi kepada mahasiswa ITB di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jabar, Jumat (18/8/2017).

Susi mengatakan mengonsumsi ikan mudah, bahkan dari segi harga, jauh lebih murah ketimbang daging.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semahal-mahalnya harga ikan, lebih mahal daging," kata Susi.


Menteri yang identik dengan gaya nyentrik ini menambahkan, saat ini konsumsi ikan di Indonesia sudah meningkat. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk kembali menaikkan tingkat konsumsi ikan oleh masyarakat.

"Kita tahun ini menargetkan 50 kilogram (kg) konsumsi ikan per kapita. Tahun depan 53 kg Kalau mau naik 3 kg, 7.500 ton ikan harus ada," kata Susi.

Selain soal konsumsi ikan, Susi juga menceritakan kebijakannya menenggelamkan kapal illegal fishing. Menurut Susi, semenjak ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Kelautan dan perikanan, Susi menemukan banyak permasalahan dalam perikanan di Indonesia. Contohnya, stok ikan hanya 6,5 juta ton, nelayan enggan melaut lantaran minimnya ikan, hingga 115 eksportir tutup.

Alhasil, Susi segera mengambil langkah tegas menertibkan illegal fishing di laut Indonesia.


"Akhirnya saya kumpulkan dubes-dubes beberapa negara. Saya bilang akan menerapkan dengan tegas Undang-undang perikanan 45/2009 dengan menenggelamkan kapal asing," tutur Susi. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads