Malaysia juga melewati angka pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebesar 5,01% pada periode yang sama.
Demikianlah yang dilansir dari Reuters, Jumat (18/8/2017). Pada kuartal sebelumnya, ekonomi Malaysia tumbuh 5,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian secara pengeluaran, konsumsi dalam negeri dan ekspor tumbuh cukup baik. Meskipun kondisi global masih penuh risiko.
Kekuatan ekonomi Malaysia juga terlihat dari surplus transaksi berjalan tumbuh menjadi 9,6 miliar ringgit ($ 2,24 miliar) selama kuartal kedua dari 5,3 miliar ringgit pada Januari-Maret. Ini dikarenakan surplus barang yang lebih besar.
Investasi pada saham Malaysia, obligasi dan aset keuangan lainnya juga meningkat tajam, dengan arus masuk portofolio turun menjadi 16 miliar ringgit, dibandingkan dengan arus keluar 31,9 miliar di kuartal pertama.
Bank Sentral Malaysia optimistis pertumbuhan ekonomi 2017 lebih dari 4,8%. Pada proyeksi terakhir yang disampaikan Maret lalu adalah 4,3-4,8%.
"Berdasarkan angka dari kuartal I dan II, kami memperkirakan pertumbuhan (tahun penuh) akan melampaui perkiraan awal kami," Gubernur Bank Negara Malaysia (BNM) Muhammad Ibrahim mengatakan dalam sebuah konferensi pers. (mkj/dnl)










































