Pejabat Uzbekistan Temui Jokowi, Bahas Kerja Sama Perikanan

dnu - detikFinance
Senin, 21 Agu 2017 18:41 WIB
Foto: Danu Damarjati
Jakarta - Uzbekistan merupakan negara yang tak punya teritorial lautan, alias 'land locked'. Namun Uzbekistan serius mendapatkan kerjasama dengan Indonesia untuk mengembangkan sektor perikanan. Pimpinan negara Asia Tengah itu datang menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pihak Uzbekistan datang menemui Jokowi dalam kunjungan kehormatan di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (21/8/2017).

Mereka yang dari Republik Uzbekistan ada enam orang, yakni Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Zoyir Mirzaev, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, Shavkat Jamalov, Gubernur Bukhara Uktam Barnoev, Kepala Majelis Agrobank Saidkamol Khodjaev, Kepala Asosiasi Perikanan Uzbekistan Avazkhon Ergashev, dan penerjemah Muzaffar Abduazimov.

Usai pertemuan, Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi memberi penjelasan bahwa rombongan Uzbekistan sebelumnya telah bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Kerjasama bidang perikanan, khususnya akuakultur, akan menjadi prioritas.

"Mereka meminta Indonesia untuk dapat melakukan kerjasama yang sifatnya konkret, dan Presiden sudah menyanggupi. Setelah kunjungan ini akan ada delegasi Indonesia yang akan datang ke Uzbekistan untuk mengkonkretkan kerjasama yang diharapkan, termasuk harapan Uzbekistan agar para investor Indonesia dapat menanamkan modalnya untuk bidang perikanan dan pertanian," tutur Retno.

Selain itu, Uzbekistan yang sama-sama tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bareng Indonesia ini mendukung Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

"Deputi PM juga menyampaikan satu berita yang sangat baik bagi Indonesia, di mana Uzbekistan sudah memutuskan dukungannya untuk candidacy Indonesia dalam Dewan Keamanan PBB," tutur Retno. (mkj/mkj)