Seperti yang dilansir dari CNBC, Jumat (25/8/2017), Lee memiliki pengaruh cukup besar di Korea Selatan.
Hal ini dikarenakan Lee merupakan keturunan salah satu konglomerat besar di negeri K-Pop tersebut. Sehingga bisa memainkan peran penting untuk pembangunan ekonomi, termasuk yang berasal dari pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya persetujuan pemerintah pada 2015 untuk penggabungan Samsung C&T dan Cheil Industries. Kesepakatan itu juga bagian dari program restrukturisasi perusahaan yang didorong oleh keluarga Lee untuk konsolidasi kekuasaan, terutama merek Samsung ELectronics dan menghindari pembayaran pajak warisan yang berlebihan.
Pasca merger, langkah selanjutnya yang ditempuh adalah konsolidasi Samsung Electronics dan Samsung Life Insurance di bawah kendali Samsung C & T.
"Tapi itu belum selesai karena skandal mantan Presiden Park Geun-hye," kata Park kepada CNBC.
Lee maupun Samsung membantah melakukan kesalahan. Alasan yang dikemukakan, yakni Samsung memberikan uang ke yayasan di tengah skandal korupsi yang tertuju pada mantan Presiden Park.
Lee dilaporkan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, dan salah satu pengacara Lee mengatakan kepada wartawan, mereka yakin keputusan tersebut akan dibatalkan.
Saham Samsung C & T ditutup turun 1,48% pada sesi sore, sedikit pulih dari penurunan sebelumnya lebih dari 2%. Saham Samsung Electronics ditutup turun 1,05%. (mkj/mkj)











































