Bali yang dikenal akan keindahan alamnya di Indonesia diperkirakan menarik mata delegasi untuk tinggal lebih lama di Pulau Dewata. Pertemuan tahunan yang berlangsung sejak 9-14 Oktober 2018 dimanfaatkan ribuan delegasi untuk pertemuan formal, dan sisanya akan berlibur di Bali dengan memperpanjang masa kunjungannya.
"Pengalaman kami adalah banyak dari delegasi yang datang ke sini lebih awal atau tinggal lebih lama setelah acara. Saya menduga akan lebih banyak orang melakukan hal tersebut tinggal lebih lama menikmati tawaran yang ada di Indonesia," ujar Secretary World Bank Group Yvonne Tsikata dalam Rapat Koordinasi Panitia Nasional Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Jumat (25/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuan ini akan menjadi suatu acara yang sukses. Ini tidak hanya acara sekali waktu, namun akan memberi manfaat kepada mereka yang belum mengenal Indonesia sepenuhnya dan akan kembali," kata Yvonne.
Secretary IMF, Jianhai Lin menambahkan, pertemuan tahunan yang tahun depan diselenggarakan di Bali didukung dengan beragam fasilitas kelas dunia.
"Bali memiliki fasilitas konferensi dan hotel berkelas internasional dan juga keamanan bandara dan transportasi yang baik," tutur Lin. (ara/dna)











































