Semen Gresik akan Bangun Pabrik Baru Tahun 2006
Jumat, 13 Mei 2005 17:07 WIB
Jakarta - PT Semen Gresik tbk akhirnya mengantongi izin dari pemerintah selaku pemegang saham untuk membangun pabrik baru. Rencananya, pabrik baru ini akan memiliki kapasitas 2,5-3 juta ton per tahun. Sementara investasinya membutuhkan US$ 350 juta. Untuk pembangunan pabrik baru ini, pendanaannya diambil dari dana internal Semen Gresik sebesar Rp 1 triliun, kredit ekspor, pinjaman bank dan obligasi.Demikian Dirut Semen Gresik Satriyo kepada wartawan usai bertemu dengan Meneg BUMN Sugiharto di kantornya, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Jumat (13/5/2005).Namun Satriyo tidak merinci apakah pembangunan pabrik ini merupakan bagian dari penyelesaian sengketa antara pemerintah dan Cemex sebagai sesama pemegang saham yang perseteruannya tengah ditangani arbitrase internasional. Satriyo menegaskan, pihaknya sudah melaporkan masalah pembangunan pabrik ini kepada Cemex selaku pemegang saham Namun menurut Satriyo, penerbitan obligasi tidak akan dilakukan tahun ini, namun menunggu selesainya pembangunan pabrik. Saat ini Semen Gresik sedang melakukan uji kelayakan pembangunan pabrik yang diperkirakan rampung 1-2 bulan lagi. Pembangunan konstruksi pabrik akan dimulai tahun 2006. "Pembebasan tanah kan butuh waktu lama. Jadi pembangunannya dimulai tahun 2006," ujarnya. Mengenai lokasi pabrik, Satriyo mengungkapkan saat ini yang dibidik adalah di Jawa Barat bagian selatan dan Jawa Tengah. "Mungkin di daerah Sukabumi dan Gombong. Di Jatim kayaknya sudah terlalu padat," tegasnya. Menenai kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan semen pada tahun 2007, Satriyo berjanji akan meningkatkan optimalisasi pabrik khususnya mengenai pertambahankapasitas di Pabrik Tuban.
(qom/)











































