Lewat Video, Jokowi Beberkan Rencana Bangun 65 Bendungan

Lewat Video, Jokowi Beberkan Rencana Bangun 65 Bendungan

Fadhly F Rachman - detikFinance
Selasa, 29 Agu 2017 14:30 WIB
Lewat Video, Jokowi Beberkan Rencana Bangun 65 Bendungan
Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Infrastruktur menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintahan saat ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan Sepanjang tahun 2015 hingga 2019, pemerintah bakal membangun sebanyak 65 bendungan mulai dari Aceh sampai ke Papua.

Dikutip dari laman Facebook resmi miliknya, Jokowi Mengatakan sebanyak 49 di antaranya merupakan bendungan baru, kemudian sisanya merupakan lanjutan dari pembangunan bendungan yang belum selesai di tahun 2014.

"Sepanjang tahun 2015 sampai 2019, pemerintah membangun 65 bendungan dari Aceh sampai Papua. Sebanyak 49 di antaranya adalah bendungan baru, selebihnya melanjutkan yang belum selesai di tahun 2014," tulis Jokowi dalam akun Facebook resmi miliknya, Senin (28/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi menjelaskan, bahwa seluruh pembangunan bendungan ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Saat ini pemerintah terus melakukan berbagai pembangunan infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah.

Berikut pernyataan lengkap Jokowi:

Sepanjang tahun 2015 sampai 2019, pemerintah membangun 65 bendungan dari Aceh sampai Papua. Sebanyak 49 di antaranya adalah bendungan baru, selebihnya melanjutkan yang belum selesai di tahun 2014.

Tujuh bendungan telah selesai tahun 2016 yakni Bendungan Rajui, Bendungan Jatigede, Bendungan Bajulmati, Bendungan Nipah, Bendungan Titab, Bendungan Paya Seunara, dan Bendungan Teritip. Tiga lainnya akan selesai tahun ini yaitu Bendungan Raknamo, Bendungan Tanju, dan Bendungan Mila.

Pada tahun 2017, sembilan bendungan baru mulai dibangun yakni Bendungan Rukoh di Aceh, Way Apu di Maluku, Baliem di Papua, Lausimeme di Sumatera Utara, Sidan di Bali, Pamukkulu di Sulawesi Selatan, Komering II di Sumatera Selatan, Bener di Jawa Tengah, dan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur.

Seluruh bendungan ini adalah ikhtiar pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Pembangunan infrastruktur dikebut, diikuti dengan pengembangan sektor-sektor produktif di sekitarnya, adalah demi mengurangi ketimpangan antarwilayah dan kawasan yang masih tinggi serta kesenjangan taraf hidup masyarakat.

(dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads