Menhub: Pelabuhan Warnasari Cilegon Kolaborasi Pemda dan Swasta

Muhammad Iqbal - detikFinance
Rabu, 30 Agu 2017 13:52 WIB
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Cilegon - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi terhadap pembangunan Pelabuhan Warnasari yang dikerjakan bersama antara Pemkot Cilegon, BUMN, dan pihak swasta. Menhub berharap pelabuhan itu dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Pemerintah pusat melalui saya sangat mengapresiasi usaha dari Wali Kota melalui BUMD-nya untuk membangun pelabuhan Warnasari yang bekerjasama dengan Pelindo dan ASDP dan Bosowa," kata Budi kepada wartawan usai acara groundbreaking Pelabuhan Warnasari di Kota Cilegon, Rabu (30/8/2017).

Menhub mengatakan, kerja sama antara BUMD PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, PT Bosowa Bandar Indonesia, dan PT Pelindo II merupakan kerjasama yang baik. Hal itu ditujukan dengan pengalaman di kancah internasional yang dimiliki Bosowa dan Pelindo II.

"Ini satu usaha swasta yang saya kira sangat baik, Bosowa memiliki pengalaman internasional, Banten memiliki potensi ekspor pabrik dan pelabuhan yang baik. Pelindo juga memiliki satu pengalaman internasional yang baik," kata dia.

Kolaborasi kerja sama itu, kata Budi, menjadi lambang pembangunan infrastruktur tidak hanya dibangun oleh pemerintah tapi juga melibatkan pihak swasta. Terlebih, pembangunan itu dilakukan di daerah yang sangat potensial.

"Kolaborasi inilah yang menjadi lambang infrastruktur tidak hanya dibangun oleh pemerintah tetapi juga dibangun oleh swasta apalagi dibangun di suatu daerah yang potensial," ucapnya.

Dia menyatakan, Presiden dan Wakil Presiden selalu berpesan kepada jajaran kabinetnya untuk selalu mendukung usaha pihak swasta membangun negeri. Untuk itu, pihak Kementerian Perhubungan mensupport pembangunan pelabuhan tersebut.

"Bapak presiden dan wakil presiden selalu mengamanatkan kepada kabinet bahwa harus membantu usaha swasta yang turut membangun negeri ini. Oleh karenanya Kementerian Perhubungan bersepakat untuk mensupport kegiatan ini agar secepatnya bisa produktif, bisa menghasilkan. Karena kita yakin dengan pelabuhan ini menjadi produktif akan menjadikan kemanfaatan bagi masyarakat," jelasnya.

"Kami selalu melihat bahwasannya potensi ekonomi, potensi yang ada di sini akan kami dukung. Ada beberapa yang dibangun di sini ada pelabuhan Bojonegara, ada bandara di selatan Banten. Ini menjadi inisiasi yang baik tetapi kita harus kerjasama. Pemerintah pusat, Gubernur Banten, Wali Kota, dan semua masyarakat harusmembangun bersama-sama untuk kemaslahatan bersama-sama," ujarnya.

Tingkatkan PAD

Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi meyakini pembangunan Pelabuhan Warnasari dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cilegon. Proyek itu dilakukan atas kerjasama pemerintah daerah dengan pihak swastwa dan Pelindo II.

"Dan hari ini kita memiliki lahan 45 hektar yang dipekerjasamakan dengan pihak swasta dan PT Pelindo sehingga nanti pendapatan asli daerah Kota Cilegon dapat meningkat signifikan dan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon," kata Iman

"Tentu saya dan Pak Wakil tidak akan menikmati dari proses dari pelabuhan ini, mungkin saya dan Pak Wakil akan berakhir pada tahun 2021 yang akan datang. Tetapi saya ingin meninggalkan legacy ingin meninggalkan aset, meninggalkan bekas bagi masyarakat Kota Cilegon agar seluruh warga kami, agar seluruh kader-kader yang kumpul di sini dan seluruh guru-guru yang ada memiliki masa depan, anggaran keuangan, masa depan yang bisa membiayai pembangunan Kota Cilegon," Iman menambahkan.

Iman menambahkan, pihaknya mengikuti arahan Menhub agar ketiga perusahaan itu dapat bersinergi baik dalam proses pembangunan maupun pengelolaan pelabuhan.

"Kami mengikuti arahan bapak Menteri untuk membangun sinergisitas pembangunan pelabuhan. Sebagai bukti komitmen kami dihadapan Pak Menteri kami sudah melakukan MoU antara PT PCM dengan PT Pelindo II. Penanda tanganan ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap kredibilitas PT Pelindo II dengan penangnan teknis yang telah terakreditasi baik tingkat nasional maupun internasional," kata Iman. (hns/hns)