Sri Mulyani Ingin Pejabat Kemenkeu Tiru Nabi Ibrahim

Sri Mulyani Ingin Pejabat Kemenkeu Tiru Nabi Ibrahim

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 04 Sep 2017 10:22 WIB
Sri Mulyani Ingin Pejabat Kemenkeu Tiru Nabi Ibrahim
Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan untuk dapat mencontoh sikap nabi Ibrahim yang ikhlas mengurbankan anaknya pada saat diminta oleh Allah AWT.

Sikap nabi Ibrahim, kata Sri Mulyani bisa menjadi contoh oleh para pejabat publik di lingkungkan Kementerian Keuangan dalam menjalankan kerjanya dalam mewujudkan negara yang satu, berdaulat, adil dan makmur.

"Peringatan idul adha mengenai fenomena kurban menginspirasi, semoga diintusionalisasi untuk menjadi simbol untuk umat manusia mau berkorban. Cerita aslinya berasal dari nabi Ibrahim yang diminta kurbankan anaknya sendiri. Suatu ultimate sacrifice, anak yang diinginkan sekali oleh orang tuanya, lalu diminta Tuhan demi iman," kata Sri Mulyani di Halaman Masjid Al Amin Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Mulyani mengungkapkan, dengan berkurban dipastikan meningkatkan rasa kepedulian dan rasa ingin berbagi dengan sebagian dari masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Perayaan Idul Adha juga dilakukan sebagian masyarakat muslim dengan melaksanakan ibadah haji, dan juga menyembelih hewan kurban, seperti kambing, domba, dan sapi.

Menurut Sri Mulyani, berkurban bagi pejabat publik khususnya di Kementerian Keuangan bukan hanya aksi, namun membutuhkan metal karena ada hasil di balik dari sikap berkurban.

"Di dalam bersikap bekerja, bahwa anda mengingatkan bahwa pejabat publik yang mengabdikan kepada negara, di dalam kehidupan negara membangun Indonesia satu, berdaulat, adil dan makmur, dan mencari sarana untuk mencapai itu," tambah dia.

Sri Mulyani menyebutkan, sebagai pejabat negara dalam mengabdi pasti banyak sekali diminta untuk berkurban, seperti halnya yang dilakukan nabi Ibrahim namun bagi pejabat adalah demi negara.

"Jadi saya hanya ingin mengingatkan cerita itu yang betul mengingatkan pada saat saya lelah, nampak sulit jalan, beban berat, pada saat sendiri, kurang mendapat apresiasi, pada saat itu ada orang yang berkurban lebih dari apa yang kita lakukan, untuk bisa kerja kembali, mendeklarasikan kita mampu berkurban, ini suatu nilai," jelas dia.

Kendati demikian, Sri Mulyani mengaku senang lantaran di lingkungan Kementerian Keuangan terdapat ritual penyembelihan hewan kurban yang tentunya memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.

"Tidak hanya membagi rezeki, dengan mereka bisa menikmati daging yang halal, tidak memberikan penyakit, dengan upacara ini memberikan nilai utama dalam menjalankan hidup. Semoga daging bisa diberikan baik kepada seluruh penerima," tutup dia (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads