BPPT menyampaikan kepada Kementerian Perhubungan ada dua pilihan rute yang akan dilewati kereta kencang Jakarta - Surabaya. Pilihan rute pertama, Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya dan pilihan kedua adalah Jakarta-Semarang-Solo-Surabaya.
"Tinggal dua mengerucut yaitu Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya dan Jakarta-Semarang-Solo-Surabaya," jelas Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulmafendi di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tinggal milih itu saja. Mudah-mudahan hari ini putus," ujar Zulmafendi.
Masa konsesi proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya diperkirakan selama 50 tahun setelah masa konstruksi. Kereta kencang tersebut juga rencananya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi.
Kereta kencang Jakarta-Surabaya akan memiliki rel sendiri yang terpisah dari rel kereta reguler. Pembangunan rel kereta kencang dilakukan di lahan yang sudah tidak perlu lagi dibebaskan seperti di sepanjang jalan tol.
"Lebih banyak nanti pakai ROW (Right of Way) yang kereta api sama tol," kata Zulmafendi. (ara/dna)










































