Follow detikFinance
Selasa 05 Sep 2017, 18:58 WIB

Baru 30% Pengguna Tol yang Pakai Uang Elektronik

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Baru 30% Pengguna Tol yang Pakai Uang Elektronik Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat penggunaan uang elektronik di jalan tol saat ini baru mencapai angka 30% dari total pengguna jalan tol di Indonesia. Angka tersebut masih cukup rendah mengingat target pemerintah dalam dua bulan ke depan, transaksi non tunai harus mencapai 100%.

"Progres elektronifikasi jalan tol per Juli, masih di kisaran 30%," kata Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna dalam jumpa pers di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Angka ini semakin terlihat rendah jika melihat angka penggunaan non tunai di ruas-ruas tol Jabodetabek juga masih rendah. Dirut Jasa Marga, Desi Ariyani bahkan mengatakan program diskon tarif tol tak berpengaruh banyak untuk mendorong penggunaan uang elektronik di tol.

"Peralatan di Jasa Marga sebenarnya sudah bisa 100% untuk uang elektronik. Hanya memang utilisasinya yang kurang. Sampai sekarang Jabodetabek saja baru 36% yang sudah elektronifikasi. Ternyata diskon saja belum nendang. Kemarin saat Idul Adha saja naiknya hanya 2%," ungkapnya.

Untuk itu, Ia mengingatkan kembali kepada para pengguna tol agar bisa membiasakan diri menggunakan uang elektronik bertransaksi di tol. Pasalnya, setelah tanggal 31 Oktober nanti, dipastikan tak ada lagi jalan tol yang akan menerima transaksi tunai.

"Kami sudah modifikasi gardu-gardu manual kami. Ada 60% manual, 40% untuk gardu otomatis. 60% yang manual ini sudah dimodifikasi, dipasang portal dan automatic barrier, tapi nanti satu per satu tidak bisa lagi terima tunai," pungkasnya. (eds/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed