Petani Garam Minta Penyesuaian Harga

Petani Garam Minta Penyesuaian Harga

- detikFinance
Senin, 16 Mei 2005 18:49 WIB
Jakarta - Petani garam meminta pemerintah melakukan penyesuaian harga karena keuntungannya sangat kecil yakni Rp 50.000 per ton. Asumsi keuntungan ini berasal dariselisih harga garam per kilogram sebesar Rp 70 dengan biaya produksi yang dikeluarkan Rp 20, sehingga per kilogramnya hanya untung Rp 50.Hal ini dikatakan oleh Ketua Asosiasi Produsen Garam Konsumsi Beryodium (APROGAKOB) Abu Hidajat saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/5/2005)."Maka dari itu kami sebagai produsen garam meminta penyesuaian harga dari pemerintah, penyesuaian kualitas SNI dan importasi garam hanya sesuaikebutuhan saja," kata Abu.Namun ketika ditanya berapa ideal kenaikan harga, Abu mengaku belum memiliki angkanya dan harus berdiskusi terlebih dahulu dengan petani gula. Dijelaskan,produksi garam nasional 2004 mencapai 1.880 ton dan jumlah yang belum terserap 52.000 ton.Mengacu kepada kebijakan Menteri Perdagangan dan Perindustrian disebutkan, sisa stok garam tersebut harus habis tahun ini. Mengenai impor garam, Abu mengaku setuju jika hal tersebut dibutuhkan dan jumlahnya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan mengingat saat ini masihada stok garam yang belum digunakan. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads