Follow detikFinance
Kamis 07 Sep 2017, 15:36 WIB

DPR Usul Makanan Berpengawet Kena Cukai

Danang Sugianto - detikFinance
DPR Usul Makanan Berpengawet Kena Cukai Ilustrasi Makanan Berpengawet (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menagih rencana pemerintah yang akan melakukan ekstensifikasi barang kena cukai. Sebab hingga kini Komisi XI merasa tak kunjung menerima hasil kajian yang menjadi usulan ekstensifikasi cukai.

Menurut Anggota Komisi XI Fraksi Gerindra Willgo Zainar sangat penting dilakukan demi menggenjot penerimaan negara. Bahkan dirinya mengusulkan untuk menambah makanan berpengawet masuk dalam daftar barang kena cukai.

Adapun usulan sebelumnya untuk barang yang akan dikenakan cukai di antaranya plastik, minuman berkarbonasi dan berpemanis, cakram optik hingga baterai

"Kami harap, makanan berpengawet juga (kena cukai) karena merusak kesehatan," kata Willgo dalam RDP dengan Kementerian Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara berjanji akan mulai melakukan pembahasan ekstensifikasi cukai dengan Komisi XI.

"Cukai akan dilakukan pembahasannya. Kita mesti konsultasi ke DPR, jadi kita akan meminta waktunya," tuturnya.

Namun terkait usulan untuk tambahan makanan berpengawet masuk dalam daftar barang kena cukai, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Sebab yang sudah mendapatkan persetujuan baru barang plastik.

"Pengusulan barang kena cukai yang baru harus melalui persetujuan DPR. Kalau yang sudah dimintai persetujuannya plastik, barang yang lain pasti kita lakukan kajian dulu, apakah memenuhi kriteria cukai. Kita akan usulkan ke DPR kalau memenuhi kriteria ketentuan cukai," tukasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed