Indonesia akan Antisipasi Serbuan Produk Tekstil Cina

Indonesia akan Antisipasi Serbuan Produk Tekstil Cina

- detikFinance
Selasa, 17 Mei 2005 15:45 WIB
Jakarta - Indonesia akan mengantisipasi serbuan produk tekstil Cina yang terkena pembatasan kuota dari AS sejak Mei 2005. AS melakukan pembatasan kuota demi menyelamatkan produksi domestiknya."Pembatasan kuota tekstil Cina di Amerika harus diantisipasi. Kalau memang ekspor Cina di negara maju dikurangi, barang-barang itu larinya ke mana. Apakah akan lari ke Indonesia," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Lapangan Pusat Industri Kecil, Pulogadung, Jakarta, Selasa (17/5/2005).Menurut dia, secara tidak langsung kondisi pembatasan kuota untuk Cina ini menguntungkan Indonesia karena dapat mengembangkan pasar dengan mengambil peluang ekspor tekstil. "Tapi kita tetap tidak mau hal itu dilakukan AS terhadap Cina, meskipun dalam perjanjian proses penerimaan Cina ke WTO memang ada pembatasan kuota ini," jelasnya.Ditambahkan Mari Pangestu, Indonesia mesti pintar dalam mencari peluang. "Jangan langsung bersaing dengan RRC karena safeguard dalam rangka WTO hingga 2008 dan setelah itu pada akhirnya kita harus bersaing dengan RRC untuk ekspor pasar AS," ungkapnya.Saat ini, ada pemikiran untuk melakukan diferensiasi produk agar dapat bersaing dengan Cina di pasar AS. Mari melihat, dengan adanya pembatasan kuota ini, Cina tidak akan serta-merta mengurangi produksinya, karena jika ada pengurangan produksi, maka Cina akan mengalami masalah di dalam negerinya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads