"Konstruksi di seksi 2 dan 4 sudah 100%, serah terima dari kontraktor ke PT MHI 21 Agustus lalu," kata Humas PT Marga Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) Dela Rosita saat dihubungi detikFinance, Sabtu (9/9/2017).
Selain menuntaskan konstruksi, lanjut Dela, PT MHI selaku pemegang hak konsesi tol Mojokerto-Kertosono sudah menuntaskan pemasangan rambu-rambu lalu lintas dan penerangan jalan di sepanjang seksi 2 dan 4. Hanya saja PJU dipasang di titik-titik tertentu, seperti simpang susun, rest area dan gerbang tol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas PT Astra Infrastruktur induk perusahaan PT MHI Danik Irawati menuturkan, pengoperasian ruas tol Mojokerto-Kertosono menyusul telah keluarnya sertifikat layak operasi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Jalan bebas hambatan bagian dari tol Trans Jawa ini besok, Minggu (10/9/2017) akan diresmikan oleh Jokowi.
"Rencananya peresmian di Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang di bawah simpang susun, tapi masih menunggu kepastian," tandasnya.
Ruas Tol Mojokerto-Kertosono sepanjang 40,5 km terbagi dalam 4 seksi. Selama ini hanya seksi 1 dan 3 yang telah dioperasikan. Seksi 1 sepanjang 14,7 km dioperasikan sejak Oktober 2014. Bagian ini menghubungkan Bandar Kedungmulyo dengan Tembelang Kabupaten Jombang.
Seksi 3 sepanjang 5 km antara Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis, dioperasikan Desember 2016. Ruas tol ini terkoneksi dengan seksi 4 tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).
Sementara seksi 2 dan 4 baru selesai pembangunannya. Seksi 2 sepanjang 19,9 km membentang antara Desa Kedunglosari-Tembelang-Jombang hingga Desa Pageruyung-Gedeg-Kabupaten Mojokerto. Sementara seksi 4 yang menjadi penghubung dengan tol Solo-Kertosono, membentang antara Desa Gondangmanis hingga Brodot di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.
Foto: Enggran Eko Budianto |












































Foto: Enggran Eko Budianto