Ada Tol Cijago, Keluar Tol Langsung Masuk Kampus UI

idr - detikFinance
Senin, 11 Sep 2017 17:14 WIB
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Proyek jalan Tol Cinere-Jagorawi atau Cijago terus digeber. Saat ini pembangunan tol sepanjang 14,6 kilometer (km) tersebut tembus tak jauh dari Kampus Universitas Indonesia (UI), tepatnya di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, serta ditargetkan bisa rampung pada Oktober 2017 nanti.

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, untuk seksi II yang membentang dari Jalan Raya Bogor hingga Kukusan akan memiliki pintu tol di Selatan Kampus UI. Nantinya dari pintu keluar tol akan tersambung dengan Jalan Akses UI sebelum kemudian keluar di Jalan Raya Margonda.

"Pintu tol arahnya ke Margonda, dari UI dulu. Masuk ke UI baru ke Margonda, keluarnya bisa di mana-mana silakan, tapi jalan keluarnya nanti di Margonda," kata Herry kepada detikFinance, Senin (11/9/2017).

Selain pintu tol Margonda yang langsung tersambung ke dalam Kampus UI, gerbang tol lainnya di Tol Cijago yakni Cimanggis, Cisalak, Krukut, dan Cinere.

"Pertama kan yang ketemunya Jalan Raya Bogor (Cimanggis), Cisalak, kemudian di Margonda, terakhir di ujung itu ada di Cinere sendiri," ungkap Herry.

Menurut dia, Tol Cijago seksi II ditargetkan bisa rampung dan dioperasikan di akhir tahun ini. Penyelesaian seksi II sekaligus akan tersambung dengan seksi I yang sudah beroperasi lebih dahulu.

"Operasi kalau sampai sekarang (targetnya) tahun ini, sampai Kukusan. Selesai targetnya Oktober tahun ini," terangnya.

Sementara itu, untuk seksi III yakni dari Kukusan hingga ke Cinere saat ini masih mengejar pembebasan lahan. Jika ketiga seksi ini selesai, maka ruas Tol Cijago akan tersambung dengan ruas Kunciran-Serpong yang kesemuanya masuk dalam Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2)

"Cinere (seksi III) kan belum (konstruksi), agak ketinggalan seksi III, jadi baru yang II dan I. Kalau Kukusan-Cinere baru 8% pembebasan lahan. Tanah ini kita akan lakukan percepatan. Karena dari arah Serpong sudah maju, jadi harus didorong, optimis (sesuai target) karena cuma 5 km. Kalau pembangunan belum. Kalau dari sisi waktu Oktober ini selesai (seksi II)," terang Herry.

Sebagai informasi, Jalan Tol Cijago dikelola oleh PT Trans Lingkar Kita Jaya yang sahamnya dimiliki PT Transindo Karya Investindo 78,01%, PT Waskita Karya 18,14%, PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 3,1%, dan Kopnatel Jaya 0,75%.

JORR 2 sendiri menyambungkan Cengkareng-Cilincing-Tanjung Priok sepanjang 110 km yang terbagi menjadi tujuh ruas tol, di antaranya Cengkareng-Kunciran (14,9 km), Kunciran-Serpong (11,19 km), Serpong-Cinere (10,14 km), Cinere-Jagorawi (14,64 km), Cimanggis-Cibitung (25,39 km), Cibitung-Cilincing (34 km), dan akses Tanjung Priok (8 km). (idr/wdl)