Follow detikFinance
Selasa 12 Sep 2017, 11:15 WIB

Biaya Proyek Kereta Kencang JKT-SBY Bisa Dipangkas, Begini Caranya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Biaya Proyek Kereta Kencang JKT-SBY Bisa Dipangkas, Begini Caranya Foto: Suparno
Jakarta - Studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) kereta kencang Jakarta-Surabaya tengah dilakukan. Uji kelayakan yang dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) salah satunya mengenai rute.

Direktur Pusat Teknologi Sistem dan Prasarana Transportasi BPPT, Rizqon Fajar mengungkapkan pembangunan kereta kencang Jakarta-Surabaya akan lebih murah jika mengikuti Right of Way (ROW) PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI). Artinya, pembangunan jalur kereta kencang Jakarta-Surabaya nantinya dibangun di sisi jalur kereta eksisting milik KAI.

Sedangkan jika dibangun di jalur baru yang membutuhkan pembebasan tanah warga, diperkirakan menelan biaya yang lebih tinggi. Terlebih lagi, proses pembebasan lahan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Kalau lewatin banyak rumah kan mahal pembebasannya. Pakai tanah negara atau ROW KAI lebih mudah dan murah," ujar Rizqon saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Akan tetapi, jika kemungkinan penggunaan lahan di sepanjang jalur kereta eksisting, tidak menutup kemungkinan harus membebaskan lahan milik warga.

"Kalau enggak bisa, pakai tanah orang," kata Rizqon. (ara/mca)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed