Follow detikFinance
Rabu 13 Sep 2017, 21:00 WIB

Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tak Dihadiri Tere Liye

Hendra Kusuma - detikFinance
Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tak Dihadiri Tere Liye Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa penulis kondang Tere Liye tidak hadir dalam acara dialog perpajakan perlakuan bagi penulis dan pelaku kreatif lainnya.

Paadahal, acara dialog ini diadakan sebagai bentuk jawaban pemerintah lewat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) terkait adanya kritikan Tere Liye yang mengaku adanya ketidakadilan pengenaan pajak terhadap profesi penulis.

"Pemicunya tidak hadir Mas Tere Liye atau Pak Darwis yang curhat di media sosial bahwa tidak akan menerbitkan lagi bukunya," kata Sri Mulyani di Aula Cakti Budhi Bhakti Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tere Liye Tak Hadir.Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tere Liye Tak Hadir. Foto: Hendra Kusuma


Dia menceritakan, curhatan Tere Liye juga menjadi viral setelah adanya keluhan yang sama datang dari Dee Lestari yang merupakan penulis kondang juga.

"Isu ini sangat penting, menjadi viral, namanya penulis, pasti kalau nulis menyentuh hati, dan kalau sudah gitu semacam fatwa," jelas dia.

Sementara itu, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan, para peserta dialog perpajakan kali ini diberikan kebebasan untuk bertanya kepada orang nomor satu di Kementerian Keuangan terkait dengan pajak bagi profesi.

"Pertanyaan apapun, nanti menteri akan menjelaskan, dalam dialog malam ini, silahkan bertanya apasaja kepada menteri, nanti ibu menteri akan berikan solusi bukan janji," kata Ken.

Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tere Liye Tak Hadir.Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Pajak Tapi Tere Liye Tak Hadir. Foto: Hendra Kusuma


Meski demikian, Ken meminta maaf jika Ditjen Pajak sebagai otoritas perpajakan nasional masih belum bisa mengakomodasi seluruh keinginan masyarakat Indonesia.

"Bahwa saya harus mementingkan kepentingan negara daripada kepentingan diri sendiri, namun demikian kami ditjen pajak memohon maaf apabila menjalankan tugas masih ada yang kurang memuaskan," tukas Ken. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed