Kepala Biro SDM Aparatur KKP, Supranawa Yusuf, mengatakan dari beberapa formasi yang ditawarkan, posisi pengawas perikanan bisa jadi yang paling menantang. Karena kebanyakan akan ditempatkan di daerah terpencil.
"Untuk pengawas perikanan kebanyakan di daerah terpencil, karena dia ditempatkan di stasiun UPT-UPT (unit pelaksana teknis) kita. Itu kan di daerah-daerah perbatasan, daerah rawan illegal fishing," ujar Yusuf ditemui di kantor KKP, Jakarta, Kamis (14/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya dikasih senjata api, kan buat patroli. Tapi enggak semua, karena harus lewati tes khusus untuk mendapat izin senjata api," ungkap Yusuf.
Menurut dia, meski bertugas di daerah terpencil dan penuh risiko, petugas pengawas mendapat gaji dan tunjangan yang sama degan PNS lain di KKP.
"Gaji dan tunjangan sama saja. Kalau di KKP, tunjangan paling rendah itu Rp 2,9 juta per bulan. Untuk pengawas, kita butuh 34 orang tahun ini," tutur Yusuf.
(idr/ang)











































