Pantauan detikFinance, pembangunan lintasan untuk rel kereta sendiri sudah cukup signifikan. Dari Stasiun Batuceper yang menjadi stasiun terakhir sebelum masuk ke Bandara Soetta, hingga ke area bandara sudah steril dari bangunan. Pekerjaan lebih banyak dilakukan pada perataan tanah dan pemasangan saluran atas listrik tegangan tinggi.
Seperti diketahui, kereta bandara menggunakan listrik untuk tenaga penggeraknya sebagaimana yang ada pada kereta komuter KRL Jabodetabek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua bangunan, baik pabrik maupun rumah warga sudah rata dengan tanah, memudahkan mobilisasi truk pembawa material dan alat berat di lokasi proyek tanpa perlu menggunakan jalan umum.
Seperti diketahui, kereta bandara ini melintasi Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper-berakhir di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Sedangkan, Stasiun Manggarai sendiri tengah dilakukan pembangunan rel ganda.
Dengan beroperasinya Kereta Bandara Soekarno-Hatta diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan. Sehingga masyarakat memiliki alternatif transportasi dan beralih menggunakan kereta. (idr/dna)











































