CIDES: Penunjukan Pengelola BUMN oleh TPA Terlalu Tinggi
Rabu, 18 Mei 2005 18:02 WIB
Jakarta -
Penunjukan direksi dan komisaris BUMN oleh Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai oleh presiden dianggap terlalu tinggi, sehingga nuansa politisnya sangat kuat."Pergantian direksi dan komisaris BUMN oleh TPA dengan presiden sebagai ketua, itu terlalu tinggi, sehingga penunjukannya terdapat nuansa politik," kata Ketua Dewan Direktur CIDES Umar Juoro usai seminar ekonomi-politik Pemerintahan SBY-JK di Hotel Ambara, Jakarta, Rabu (18/5/2005).Menurutnya, TPA lebih tepat untuk penunjukan dirjen dan menteri. "Kalau BUMN, adalah persero atau Tbk yang keberhasilannya ditentukan oleh harga saham dan profit. Saya cenderung sebaiknya mekanismenya dibuat lebih dekat pada ekonomi korporasi sesuai kriteria perusahaan yang berlaku," ujarnya. Presiden, lanjut Umar Juoro, cukup menunjuk tim fit and proper test saja, sehingga tidak terjadi keadaan seperti sekarang ini, di mana penunjukan direksi Bank Mandiri lebih gegap gempita ketimbang penunjukan menteri.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































