Lantas bagaimana nasib jasa pengiriman konvensional?
Direktur Pelaksana PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI), Tomy Sofhian, mengungkapkan jasa pengiriman instan seperti ojek online dengan pengiriman konvensional memiliki pasar dan fokus yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau pengiriman instan dinilai lebih cepat namun jasa pengiriman konvensional masih memiliki keunggulan yang lainnya, contohnya dari sisi harga yang lebih terjangkau.
"Memang instan delivery pengirimannya lebih cepat, tapi tentunya harga yang dibayar tidak murah. Sedangkan dengan kita, mungkin dari kecepatan sedikit lebih lama, karena memang beda ya, bisnis modelnya. Kalau kita sedikit lebih lama, tapi jauh lebih murah," katanya.
Pengguna jasa pun, kata Tomy, dapat sama-sama memilih kebutuhan pengiriman jasa yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
"Jadi Masing-masing pasarnya berbeda-beda. Kalau customer butuh urgent, dia gunakan instan delivery, tapi kalau customer yang bisa menunggu atau tidak buru-buru itu pasarnya kita," tukasnya. (dna/dna)










































