Berdasarkan data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), seperti dikutip detikFinance, Sabtu (30/9/2017), hingga September 2017, 35% dari 649 km panjang jalan tol tersebut sudah beroperasi.
Beberapa ruas yang sudah beroperasi penuh di antaranya tol Mojokerto-Jombang-Kertosono dan Mojokerto-Surabaya. Sedangkan yang sebagian ruasnya sudah beroperasi adalah seksi I dan II Pejagan-Pemalang dan seksi I-III Semarang-Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tol Mojokerto-Kertosono Foto: Kementerian PUPR |
Pada tahun ini, sejumlah ruas ditargetkan beroperasi sehingga akan menambah daftar ruas yang beroperasi secara penuh. Di antaranya tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV dan Solo-Ngawi. Sedangkan yang beroperasi tahun depan adalah Pemalang-Batang, Batang-Semarang, seksi IV dan V Semarang-Solo dan Ngawi-Kertosono.
Sementara tol Gempol-Pasuruan dan Pasuruan-Probolinggo akan diselesaikan bertahap hingga 2019.
Tol Solo-Ngawi Foto: Dok, Kementerian PUPR. |
Berikut progres konstruksi ruas-ruas tol Trans Jawa.
1. Pejagan-Pemalang, dari panjang 57,5 km, progres keseluruhan 78,58% (seksi I dan II sudah operasi).
2. Pemalang-Batang, dari panjang 39,2 km, progres konstruksi saat ini 33,73%.
3. Batang-Semarang, dari panjang 75 km, progres konstruksi saat ini 41,58%.
4. Semarang-Solo, dari panjang 72,64 km, progres konstruksi saat ini 71,05% (seksi I-III sudah operasi).
5. Solo-Ngawi, dari panjang 90,17 km, progres konstruksi saat ini 74,88%.
6. Ngawi-Kertosono, dari panjang 87,02 km, progres konstruksi saat ini 86,7%.
7. Mojokerto-Jombang-Kertosono, operasi penuh.
8. Mojokerto-Surabaya, operasi penuh.
9. Gempol-Pasuruan, dari panjang 34,15 km, progres konstruksi saat ini 51,51%.
10. Pasuruan-Probolinggo, dari panjang 31,3 km, progres konstruksi saat ini 14,46%. (eds/hns)












































Tol Mojokerto-Kertosono Foto: Kementerian PUPR
Tol Solo-Ngawi Foto: Dok, Kementerian PUPR.