Follow detikFinance
Selasa, 03 Okt 2017 19:10 WIB

Pengusaha: Jual Aset Infrastruktur Produktif BUMN ke Swasta

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, meminta BUMN menjual aset infrastruktur produktif ke swasta. Salah satu contohnya adalah jalan tol.

Hal ini disampaikan Rosan dalam acara penutupan Rapat Koordinasi Nasional Kadin di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (3/9/2017). Acara Rakornas Kadin ini ditutup Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Rosan mengatakan, usulan penjualan aset infrastruktur produktif tersebut sebagai langkah lanjutan program sekuritisasi aset BUMN.


"Jual aset-aset BUMN, terutama infrastruktur yang sudah jadi. Buat apa BUMN pegangin aset, suruh jual, jual untung, (jual) aset yang sudah jadi, seperti jalan tol," ucap Rosan.

Menurutnya, banyak pengusaha nasional yang melirik penjualan aset BUMN tersebut. Apalagi beberapa aset infrastruktur tersebut sudah terbukti memiliki risiko yang rendah.

"Saya bisa yakinkan pengusaha nasional mampu. Risiko jelas sudah terukur. Yakni saya pengusaha nasional bisa berpartisipasi, enggak perlu asing untuk memiliki aset-aset kita," tutur Rosan.


Selain itu, Rosan juga meminta agar pengusaha diberikan porsi menggarap proyek infrastruktur, jangan didominasi BUMN saja. Menurut Rosan, pekerjaan-pekerjaan digarap BUMN dan anak usahanya, termasuk pekerjaan-pekerjaan kecil sub kontraktor yang seharusnya menjadi jatah pengusaha swasta dan UKM.

"Mohon maaf, BUMN ambil banyak porsi swasta dan UMKM. Karena kita tahu, BUMN (pekerjaan) ketering sama pakaian dibikin sama cicit (perusahaan) mereka. Ini kan jatah UMKM," ujar Rosan. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed