Pemerintah Telusuri Penyebab Rendahnya Kelulusan CPNS di Daerah

Pemerintah Telusuri Penyebab Rendahnya Kelulusan CPNS di Daerah

Fadhly F Rachman - detikFinance
Rabu, 04 Okt 2017 18:24 WIB
Menteri PAN-RB Asman Abnur (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur, menyatakan tingkat kelulusan peserta CPNS periode pertama di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta Mahkamah Agung (MA) tergolong rendah, terutama peserta yang berada di daerah.

Asman mengatakan pihaknya akan menelusuri hasil pelaksanaan CPNS periode pertama itu. Dirinya akan mencari tahu penyebab rendahnya tingkat kelulusan peserta di daerah untuk dijadikan bahan evaluasi pada pelaksanaan tes di periode kedua.

"Hal-hal ini jadi bahan evaluasi kami, baik dari segi sistem pendidikan mungkin nanti akan terlalu jomplang atau bagaimana, nanti kita kaji," katanya di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinya mengatakan, terdapat perbedaan hasil yang signifikan antara peserta di Jawa dan luar pulau Jawa pada tes seleksi CPNS periode pertama itu.

Asman mengatakan tingkat kelulusan di beberapa daerah luar pulau Jawa masih berkisar di bawah 5%. Walau demikian, dirinya tak merinci daerah mana saja yang tingkat kelulusannya rendah itu.

"Rata-rata tingkat kelulusan di daerah (luar Jawa) itu ada yang sampai 3%-2%. Berbeda kalau di Yogyakarta misalnya, di sana tinggi 24%. Jadi ada beberapa daerah ada tingkat kelulusannya yang enggak sampai 3%, ada yang lebih, ada yang 5%, ada yang 6%," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga melaporkan tingkat kelulusan pelamar CPNS tahun 2017 periode satu dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) di Kemenkumham dan MA tergolong rendah.

Dari data yang dilaporkan, tingkat kelulusan SKD peserta CPNS di instansi MA berkisar pada angka 14% dari total 19.278 peserta. Dari total peserta tersebut hanya 2.545 peserta yang memenuhi passing grade.

Sementara, hasil SKD untuk formasi D3/SMA di instansi Kemenkumham lebih rendah, yakni hanya mencapai 7,16%. Dari total peserta SKD 267.692 hanya 19.166 peserta saja yang memenuhi passing grade. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads