Cerita Jokowi Kurangi Pengangguran

Cerita Jokowi Kurangi Pengangguran

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 05 Okt 2017 18:34 WIB
Cerita Jokowi Kurangi Pengangguran
Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah terus berusaha mengurangi pengangguran di dalam negeri. Lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), lowongan pegawai BUMN, hingga proyek investasi jadi caranya.

Hari ini, Jokowi meresmikan sejumlah proyek pembangkit listrik di Banten, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, PLTU Jawa 9, dan PLTU Jawa 10 yang berlokasi di Banten.

Selain bermanfaat untuk menambah pasokan listrik yang ada, pembangunan-pembangunan PLTU itu juga bermanfaat untuk bisa menyerap tenaga kerja lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menyangkut proyek di sini. di PLTU Jawa 7. Saya dapat laporan bahwa proyek yang ada menyerap karyawan tenaga kerja sebesar 10 ribu, kurang lebih. Jadi kenapa investasi itu perlu? Kenapa proyek ini perlu? Karena menyerap tenaga kerja, kurangi penggangguran di mana proyek ini dibangun," kata Jokowi saat meresmikan pembangunan PLTU di Banten, Kamis (5/10/2017).

Dirinya juga menjelaskan, dalam mengurangi angka pengangguran, pemerintah juga telah membuka berbagai lowongan pekerjaan, baik menjadi PNS maupun pegawai di BUMN.

"Pada tahun ini telah dibuka juga penerimaan untuk PNS itu 43 ribu, kemudian penerimaan untuk BUMN 17 ribu. Kalau tambah proyek gede-gede ini 10 ribu. Nah 10 ribu, misalnya di Sumatera Kalimantan ada ini akan mengurangi pengangguran yang banyak," kata Jokowi.

Oleh sebab itu dirinya kembali menegaskan, investasi yang terus digenjot baik berupa pembangunan pabrik, hingga pembangunan infrastruktur kelistrikan perlu dilakukan untuk kepentingan masyarakat sendiri.

"Jadi biar pada tahu setiap investasi yang kita genjot, yang selalu kita sampaikan perlunya investasi, ini buka lapangan kerja, selain itu beri manfaatkan listrik di provinsi tidak byar pet. Itu lah perlunya yang namanya Investasi baik berupa pabrik, industri, pembangunan listrik itu sangat diperlukan," jelas Jokowi. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads