Dengan progres itu, Adhi Karya selaku kontraktor proyek ini sudah menghabiskan dana sebesar Rp 5 triliun.
"Progres sampai saat ini sudah 22%. Dana yang sudah terpakai itu Rp 5 triliun," kata Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto saat ditemui di sela acara ngobrol santai di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Duit sampai akhir tahun nanti kita akan habiskan totalnya Rp 7 triliun. Dananya dari dana sendiri dan perbankan," ungkapnya.
Seperti diketahui, hingga akhir Agustus lalu, tercatat progres konstruksi LRT Jabodebek secara keseluruhan sudah mencapai 18%. Terdiri dari Cawang-Cibubur telah mencapai 36,25%, Cawang-Bekasi Timur 19,74% dan Cawang-Dukuh Atas 4,17%.
Adapun pekerjaan pembangunan LRT Jabodebek saat ini seluruhnya telah masuk pada pengerjaan struktur. Sementara lintasan Cawang-Dukuh Atas yang baru dimulai pada tahun ini masih pada pengerjaan pondasi dan investigasi tanah.
Tahun depan ditargetkan pembangunan LRT akan merampungkan sisa struktur yang masih ada, termasuk pada jalur dan pendukung sistem keretanya seperti sistem komunikasinya, pasokan listrik dan signaling. (eds/mkj)











































