Follow detikFinance
Sabtu 07 Oct 2017, 15:47 WIB

Pengamat: Proyek Pemerintah Lebih Baik Digarap BUMN

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Pengamat: Proyek Pemerintah Lebih Baik Digarap BUMN Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta - Pengusaha mengeluhkan terlalu dominannya BUMN menggarap proyek-proyek pemerintah. Hal ini membuat pihak swasta hanya mendapatkan sebagian kecil dari proyek pembangunan infrastruktur.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, saat penutupan Rakornas Kadin 2017, di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Rosan menyampaikan hal itu di hadapan Presiden Joko Widodo yang hadir untuk menutup Rakornas Kadin.


Namun, Pengamat ekonomi dan politik, Fachry Ali, menilai memang sebaiknya proyek infrastruktur digarap oleh BUMN, untuk dapat mengejar target pembangunan.

"Kalau secara politik, saya usulkan kepada presiden, target pembangunan infrastruktur harus terus menerus menggunakan BUMN," katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

"Karena swasta enggak mau masuk ke wilayah-wilayah semacam itu. Apalagi misalnya di daerah terbelakang, seperti di daerah perbatasan. Mana ada yang mau swasta masuk ke mana," sambung dia.


Oleh sebab itu, menurutnya BUMN lah yang paling cocok menjalankan proyek-proyek infrastruktur.

"Jadi BUMN itu kalau misalnya infrastruktur itu dianggap signature dari presiden Jokowi, maka yang paling masuk akal dan efisien untuk digunakan adalah BUMN," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Kementerian BUMN periode 2005-2010, Said Didu, menjelaskan BUMN hanya menguasai di beberapa sektor pemerintah karena lebih efisien. Menurutnya, kondisi itu sudah cukup baik karena memang hanya BUMN yang bisa digunakan.

"Jelas saya katakan BUMN tidak dominan, kalau ada yang enjadi dominan, karena memang efisiensi. Apakah kita akan mematikan yang efisiensi, itu saya pikir pasti akan merugikan masyarakat. Yang dominan seperti itu karena memang tidak ada yang mau masuk," jelasnya. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed